PERAN PEMUDA UNTUK PEMBANGUNAN BANGSA INDONESIA
ILMU SOSIAL DASAR
TUGAS 2
Didasari atau tidak, pemuda memiliki peran
dan fungsi yang penting dalam pembangunan
termasuk pula dalam proses kehidupan berbangsa dan bernegara. Pemuda juga
merupakan aktor dalam pembangunan atau dengan kata lain pemuda merupakan penerus perjuangan generasi
terdahulu untuk mewujukan cita-cita bangsa. Kita sebagai pemuda menjadi harapan dalam setiap kemajuan di dalam
suatu bangsa, karena baik buruknya suatu negara dilihat dari kualitas
pemudanya.dengan demikian kita lah yang dapat
merubah pandangan orang terhadap suatu bangsa dan sekaligus
menjadi tumpuan para generasi. Generasi
muda harus mempunyai karakter yang kuat untuk membangun bangsa dan negaranya,
memiliki kepribadian tinggi, semangat nasionalisme, berjiwa saing, mampu
memahami pengetahuan dan teknologi untuk bersaing secara global.
Peran penting pemuda yang tak terlupakan
dalam sejarah diantaranya seperti; perjuangan bangsa Indonesia yang dimulai
dari pergerakan Budi Utomo tahun 1908, Sumpah Pemuda tahun 1928, proklamasi
kemerdekaan tahun 1945, pergerakan pemuda, pelajar, dan mahasiswa tahun 1966,
sampai dengan pergerakan mahasiswa pada tahun 1998 yang meruntuhkan kekuasaan
Orde Baru selama 32 tahun sekaligus membawa bangsa Indonesia memasuki masa
reformasi. Fakta historis ini menjadi salah satu bukti bahwa pemuda selama ini
mampu berperan aktif sebagai pionir dalam proses perjuangan, pembaruan, dan
pembangunan bangsa. Pemuda akan selalu menjadi orang yang membuat sejarah di setiap
waktunya.
Secara kualitatif, pemuda lebih kreatif,
inovatif, memiliki idealisme yang murni dan energi besar dalam perubahan sosial
dan secara kuantitatif, sekitar 30-40 % pemuda dari total jumlah penduduk
Indonesia dalam kisaran umur 15-35 tahun dan akan lebih besar lagi jika kisaran
menjadi 15-45 tahun.
Menurut saya, kondisi pemuda Indonesia saat terlena
dengan kesenangan dan lupa akan tanggung jawab sebagai seorang pemuda. Tataran
moral, sosial dan akademik, dan tidak lagi memberi contoh serta keteladanan
baik kepada masyarakat sebagai kaum terpelajar, lebih banyak yang berorientasi
pada berhura-hura, tidak banyak pemuda yang peka terhadap kondisi sosial
masyarakat saat ini, dalam urusan akademik pun banyak mahasiswa tidak menyadari
bahwa mereka adalah insan akademis yang dapat memberikan pengaruh besar dalam
perubahan menuju kemajuan bangsa.mengapa demikian? Salah satu faktornya ialah
faktor internal/keluarga pemuda tersebut karena lemahnya pengawasan keluarga,
serta orang terdekat termasuk pula lemahnya pemahaman pemuda tersebut terhadap
agama, melanggar tatanan hukum yang berlaku, dan lain sebagainya mengakibatkan
pemuda banyak terjerumus dalam pusaran pergaulan yang mengantarkan pemuda pada
titik kehancuran. Fakta yang ada sekarang menjadi bukti hal tersebut, misalnya
dari beberapa hasil penelitian mengemukakan bahwa seks bebas, penyalahgunaan
narkoba, justru lebih banyak dilakukan oleh pemuda. Hal ini menjadi tugas
bersama untuk menyelamatkan pemuda, sekaligus menyelamatkan bangsa dari krisis
kepemudaan yang berprestasi. Karena Seperangkat aturan saja pun tidaklah cukup
untuk melindungi pemuda dari berbagai kemungkinan terburuk tanpa didukung oleh pemerintah, masyarakat,
dan lain sebagainya.
Tidak seperti pemuda – pemudi zaman dahulu
yang selalu berpikir logis, menyelesaikan,memperhitungkan sebuah masalah dengan
pemikiran kedepan dan semangat juang nasionalisme yang tinggi, maka dari itu
kita sebagai generasi baru mari bangkit kembali semangat juang nasionalisme
kita untuk membangun bangsa indonesia, tanah air kita...... #Semangat45 (^,^)9

Komentar
Posting Komentar